"Meme"??? Ya terdiri dari dua huruf yang diulang namun sangat populer di media sosial. Tak sengaja muncul lah naluri kepoers saya untuk mencari pengertian nya, ya tahukah anda meme ini sebenarnya berasal dari kata mimema dalam bahasa inggris namun aslinya berasal dari bahasa yunani yang berarti tiruan atau imitasi. Meme di internet adalah sesuatu yang menjadi terkenal karena internet. Biasanya tercipta saat seseorang membuat atau mengunggah sesuatu dan menyebar secara luas. Namun bukan itu yang hendak saya kemukan disini. Saya lebih akan mengemukakan terkait isi dapur dan isi dompet kita, hehe... maksudnya terkait kenaikan harga dan daya beli, terus apa hubungan nya dengan meme diatas.??? Sabar sabar, cabe memang pedas tapi fikiran harus tetap cerdas. Kenaikan harga dan rendahnya daya beli menjadi pemberitaan di berbagai media saat ini. Seperti kenaikan harga cabe, isu kenaikan biaya STNK, dan lain sebagainya yang jika disebutkan satu persatu membuat pembaca mungkin mengenyutkan kening. Tapi itulah yang belakang ini kita lihat baik kita menyalakan tv, maupun smartphone kita. Berita-berita hangat tentang harga cabe vs kenaikan biaya STNK. Bukan vs sih sebenarnya tapi kolaborasi mungkin yang lebih tepat, kenpa demikian? Tentu ini terkait meme yang sedang viral dimedsos saat ini. Kenaikan harga cabe belakangan ini telah menjadi pemberitaan bagi banyak media. Tidak hanya media penyiaran dan cetak tapi juga oleh media sosial. sebagai contoh baru-baru ini sedang viral dimedia sosial "meme" kenaikan harga cabe. kira - kira begini lah tulisannya. kalau harga cabe mahal tanam sendiri cabe dirumah. Meme ini menjadi viral tentunya bukan tanpa alasan ini terkait dengan komentar dari pejabat ketika diwawancarai oleh wartawan mengenai naiknya harga cabe. Saya pun ikut tertawa melihat komentar seorang pejabat seperti itu. Apakah ini sebuah bentuk keputusasaan ataukah sebuah solusi yang saya fikir saat itu bertujuan untuk mendidik kemadirian rakyat. Entahlah mungkin hanya pemrintah yang tau jawabannya.
Belum selesai sampai disitu muncul lagi berita tentang kenaikan biaya STNK tentu ini menambah beban pengeluaran dompet kita yang tak seberapa ini. untungnya ketika ditanya mengenai isu kenaiakan biaya STNK kali ini pihak terkait tidak menjawab seperti yang dijawab seperti diatas. Namun uniknya pihak yang terkait seperti bermain volly saling melempar bola. Entahlah kali ini saya tidak ingin terlalu berkomentar panjang. Karena tentunya kita sudah melihatnya dimedia.
Begitulah media sosial. Selalu menawarkan sisi lain dalam menanggapi sebuah isu. Setidaknya memberikan sedikit senyum lewat meme-nya dalam kondisi ekonomi yang belum kunjung membaik. Namun perlu diingat berilah info yang benar dan santun dimedia. Sebagai penutup saya ingin mengutip sedikit ungkapan "hanya orang yang berada dalam kebenaranlah orang yang bebas". ***