Indonesia beberapa tahun lagi akan menghadapi yang namanya bonus demografi dimana penduduk usia produktif lebih banyak dari mereka yang non produktif, kondisi ini dapat diibaratkan seperti pedang bermata dua bagi pemerintah. Jika mampu memanfaatkan bonus demografi dengan benar maka indonesia akan menjadi negara maju, karena penduduk usia produktif yang jumlahnya besar dan memiliki penghasilan yang besar mampu menanggung mereka yang nonproduktif sehingga income lebih besar dari outcome. Tentu ini menjadi harapan besar bagi kita semua untuk bisa melewati bonus demografi dengan sukses. Tapi apakah semudah itu?
Dalam rangka menghadapi bonus demografi pemerintah perlu mempersiapkan sumber daya manusia, sumber daya alam, sumber daya industri yang besar. Maka ada beberapa hal yang perlu diperhatikan :
1. Sumber Daya Manusia
SDM yang besar dalam usia produktif harus didukung oleh kualitas, karena jika tidak akan menjadi beban bagi negara, SDM yang besar akan kalah bersaing dengan tenaga kerja asing berkualitas.
2. Lapangan Kerja (Industri)
Pemerintah harus mempersiap kan lapangan kerja yang banyak untuk usia produktif, diharapkan dengan banyaknya industri terutama didaerah-daerah akan menyerap banyak tenaga kerja. Industrialisasi sebaiknya tidak hanya terfokus di pusat melainkan didaerah.
3. Regulasi
Regulasi sangat penting dalam menjamin kesejahteraan tenaga kerja nantinya. Undang-undang ketenagakerjaan harus mampu memihak kepada tenaga kerja lokal, sistem outsourcing diperbaiki, kesesuaian UMR, Jaminan Sosial dan Kesehatan Tenaga Kerja, Analisis Dampak Lingkungan bagi industri dan sebagai nya.
Menurut saya itu beberapa poin penting yang harus diperhatikan pemerintah dalam menyongsong Bonus Demografi, agar negara kita bisa keluar sebagai negara yang maju seperti korea selatan yang telah mampu melewati bonus demografi dengan baik.

No comments:
Post a Comment