Saturday, 4 August 2018

GenRe "Generasi Berencana"


Generasi,  apa itu generasi?  dan tahukah kita apa itu Generasi Berencana? 

Generasi dalam arti kamus besar bahasa Indonesia adalah sekelompok orang yang lahir pada waktu yang sama. Makanya sering kita dengar generasi 80-an 90-an, itu artinya mereka yang lahir pada era tahun 1980-an atau era tahun 1980-an. Itu merupakan arti generasi secara luas,  saat ini sangat gencar promosi mengenai generasi berencana oleh Badan Kependudukan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN). Untuk itu pada kesempatan ini saya ingin mengupas mengenai generasi Berencana (GenRe).


GenRe adalah kepanjangan dari Generasi Berencana. GenRe adalah suatu program di bawah naungan BKKBN yang dikembangkan dalam rangka penyiapan dan perencanaan kehidupan berkeluarga bagi remaja. 

Genre dalam bentuk subjek didefinisikan adalah remaja dan pemuda yang memiliki pengetahuan, bertindak dan berperilaku sebagai remaja untuk menyiapkan dan perencanaan menuju keluarga berencana. berikut Tujuan, Sasaran serta arah program Genre:

Tujuan
Genre bertujuan untuk memfasilitasi remaja agar belajar memahami dan mempraktikan perilaku hidup sehat dan berakhlak untuk mencapai ketahanan remaja sebagai dasar mewujudkan Generasi Berencana

Sasaran
Genre memiliki sasaran:
    - Remaja (10-24 tahun) dan belum menikah
    - Mahasiswa/Mahasiswi belum menikah
    - Keluarga / Keluarga yang punya remaja
    - Masyarakat yang peduli terhadap remaja

Arah Program Genre


Pik Remaja/Mahasiswa adalah suatu wadah dalam program GenRe, untuk memberikan pelayanan informasi dan konseling tentang kesehatan reproduksi serta kegiatan-kegiatan penunjang lainnya

BKR (bina keluarga remaja) adalah suatu kelompok/wadah kegiatan yang dilakukan untuk meningkatkan pengetahuan, sikap dan perilaku orang tua remaja dalam rangka pembinaan tumbuh kembang remaja.

Ada 4 Subtansi Program Genre saat ini yaitu :
1.Kependudukan dan Pembangunan Keluarga
2.Kesehatan Reproduksi Remaja
3.Keterampilan Hidup (life skill/Pengembangan Diri)
4.Perencanaan Kehidupan Berkeluarga

Demikianlah ulasan saya saat ini mengenai Generasi Berencana, semoga kita dapat mewujudkan generasi indonesia generasi yang berencana.

Bonus Demografi


Indonesia beberapa tahun lagi akan menghadapi yang namanya bonus demografi dimana penduduk usia produktif lebih banyak dari mereka yang non produktif,  kondisi ini dapat diibaratkan seperti pedang bermata dua bagi pemerintah. Jika mampu memanfaatkan bonus demografi dengan benar maka indonesia akan menjadi negara maju,  karena penduduk usia produktif yang jumlahnya besar dan memiliki penghasilan yang besar mampu menanggung mereka yang nonproduktif sehingga income lebih besar dari outcome. Tentu ini menjadi harapan besar bagi kita semua untuk bisa melewati bonus demografi dengan sukses.  Tapi apakah semudah itu?

Dalam rangka menghadapi bonus demografi pemerintah perlu mempersiapkan sumber daya manusia,  sumber daya alam,  sumber daya industri  yang besar. Maka ada beberapa hal yang perlu diperhatikan :
1. Sumber Daya Manusia
SDM yang besar dalam usia produktif harus didukung oleh kualitas,  karena jika tidak akan menjadi beban bagi negara,  SDM yang besar akan kalah bersaing dengan tenaga kerja asing berkualitas.

2. Lapangan Kerja (Industri) 
Pemerintah harus mempersiap kan lapangan kerja yang banyak untuk usia produktif, diharapkan dengan banyaknya industri terutama didaerah-daerah akan menyerap banyak tenaga kerja.  Industrialisasi sebaiknya tidak hanya terfokus di pusat melainkan didaerah.

3. Regulasi
Regulasi sangat penting dalam menjamin kesejahteraan tenaga kerja nantinya.  Undang-undang ketenagakerjaan harus mampu memihak kepada tenaga kerja lokal,  sistem outsourcing diperbaiki,  kesesuaian UMR, Jaminan Sosial dan Kesehatan Tenaga Kerja,  Analisis Dampak Lingkungan bagi industri dan sebagai nya.

Menurut saya itu beberapa poin penting yang harus diperhatikan pemerintah dalam menyongsong Bonus Demografi,  agar negara kita bisa keluar sebagai negara yang maju seperti korea selatan yang telah mampu melewati bonus demografi dengan baik.